Back Cover
Apakah hanya Islam agama yang diterima Allah? Dengan kata lain, apakah orang yang beragama selain Islam, seperti Kristen, Hindu, Buddha, akan memperoleh keselamatan di sisi Allah? Apakah nonmuslim juga menerima pahala amal salehnya? Lantas, kenapa Tuhan menciptakan agama yang bermacam-macam? Kenapa Allah tidak menjadikan semua agama itu satu saja? Apa tujuan penciptaan berbagai agama itu? Bagaimana seharusnya kita menyikapi perbedaan ini?
Pertanyaan ini meletupkan kontroversi. Buku ini mencoba mencari jawabannya dalam Alquran. Lewat analisis bahasa dan telaah yang tajam atas ragam tafsir yang ada, Kang Jalal mendedah makna Islam dan agama ( dîn ), mengungkap spirit firman-Allah dalam memandang agama-agama lain dan menyikapi perbedaan itu, serta merumuskan bagaimana kita beriman secara autentik di tengah pluralitas kebenaran itu.
Dengan gaya-ungkap yang menawan, segar, dan cerdas, cendekiawan muslim yang pakar komunikasi ini juga mengajak kita menelaah berbagai wacana keislaman dan fenomena keberagamaan kontemporer: dari cara mengenal Tuhan hingga menjadi manusia, dari fundamentalisme hingga ateisme, dan dari penegakan syariat hingga transparansi sosial.
Review Pembaca ( beri review untuk buku ini )
Resensi Buku Ini
Al-Quran Bertutur tentang Inklusivitas Keberagamaan Dalam konteks Islam keindonesiaan, wacana pluralisme memunculkan pro dan kontra. Majelis ‘Ulama Indonesia (MUI) terang-terangan telah menfatwakan haram terhadap pluralisme dan liberalisme. Kekhawatiran banyak pihak tentang wacana tersebut dipicu oleh kebebasan berpendapat kaum liberal yang cenderung kontroversial dan menimbulkan kegaduhan dalam upaya peneguhan keberimanan dan dianggap telah melukai perasaan umat Islam di Indonesia.
Buku Kang Jalal, sapaan akrab Jalaluddin Rakhmat, ini setidaknya menghadirkan perspektif lain yang mencoba menjembatani polarisasi antara kubu fundamentalis yang mempropagandakan perang melawan liberalisme dan kubu liberal yang bertekad kuat untuk menelanjangi ekslusivitas kaum fundamentalis.
Kang Jalal memberikan contoh, adalah Gamal al-Bann... Selengkapnya |
Doktrin Pluralisme versi Kang Jalal APAKAH hanya Islam agama yang diterima Allah? Dengan kata lain, apakah orang yang beragama selain Islam, seperti Kristen, Hindu, Buddha, akan memperoleh keselamatan di sisi Allah? Apakah nonmuslim juga menerima pahala amal salehnya? Lantas kenapa Tuhan menciptakan agama yang bermacam-macam? Kenapa Allah tidak menjadikan semua agama itu satu saja? Apa tujuan penciptaan berbagai agama itu? Bagaimana seharusnya kita menyikapi perbedaan ini?
Deretan pertanyaan itu meletupkan kontroversi. Kang Jalal, sapaan akrab cendekiawan muslim Jalaluddin Rakhmat, mencoba menguak tabir jawabannya melalui penelusuran doktrin pluralisme dalam Alquran. Melalui buku Islam dan Pluralisme, Akhlak Quran Menyikapi Perbedaan ini, Kang Jalal menelusuri analisis bahasa dan telaah yang tajam atas ragam tafs... Selengkapnya |
|