Back Cover
1945, sebagian tentara pendudukan Amerika Serikat diutus ke Jepang pasca-pendudukan, Nick Zapettisalah satunya. Seorang "East Harlem-Italian" yang datang ke Jepang pada saat itu tanpa membawa apapun, hanya bermodalkan "keyakinan akan banyaknya peluang untuk menjadi sukses disini."
Keluar dari kemiliteran, dia mengawali karirnya di Jepang sebagai pegulat profesional. Lalu dilanjutkan dengan perampok berlian, sebuah loncatan karir yang salah langkah karena diakibatkan oleh kegagalannya sebagai pegulat profesional yang akhirnya menyebabkan dia harus meringkuk di penjara Tokyo lalu di deportasi ke negara asalnya, Amerika.
Deportasi tidak mematahkan semangatnya untuk mewujudkan "keyakinannya." Dia memutuskan untuk kembali ke Jepang dan menjadi asisten seorang bos Mafia Jepang (Yakuza) pada saat itu. Tidak cukup sampai disini, "keyakinannya" juga memotivasi jiwa bisnis-nya untuk mendirikan sebuah restoran pizza ala Italia pertama di Jepang yang semula hendak dijadikan sebagai pusat kehidupan para penjahat Tokyo pada saat itu. Dari sini dia dinobatkan oleh "para pelaku kehidupan malam Tokyo" sebagai "the king of Roppongi and Mafia boss of Tokyo," dan menjadi akrab dengan para makhluk dari dunia-kriminal yang terkenal karena reputasi buruk atau kekejaman mereka.
Sebuah kisah nyata yang sangat menarik untuk dijadikan pelajaran. Di sebuah negara asing, dengan budaya dan gaya hidup masyarakatnya yang berbeda, seorang diri tanpa keluarga dan kerabat, tanpa modal finansial, bahkan tanpa suatu perencanaan matang, hanya bermodalkan "keyakinan" dan keberuntungan yang jatuh-bangun, membawa nama seorang Nicola Zapetti melambung menjadi orang nomor satu di dunia kriminal Jepang pada zaman tersebut.
Buku ini juga memberikan sebuah sudut-pandang baru pada saat Jepang pasca-pendudukan Amerika. Bagaimana Jepang yang tadinya sebagai bangsa yang terkalahkan dan terpuruk dapat menjadi salah satu pemain-ekonomi dunia yang sangat berpengaruh.
Warner Brothers Studio sedang mengadaptasi buku ini ke layar lebar.
"Sebuah sudut pandang yang sangat menarik dari orang-orang yang mengagumkan yang menunjukan bagaimana demokrasi dan kejahatan berkembang dengan saling bergandengan tangan di Jepang.” -Mario Puzo
“Ditulis seperti thriller James Bond tetapi secara cerdas berhasil menjelaskan sisi buruk ledakan ekonomi Jepang pascaperang.” -Publisher Weekly
“Kehidupan Zappetti akan menarik perhatian siapa pun … Jika Anda menyenangi kisah-kisah seram yang menampilkan beraneka ragam penjahat serta kesepakatan-kesepakatan curang, buku inilah yang Anda inginkan.” -The Nation
Review Pembaca ( beri review untuk buku ini )
Resensi Buku Ini
Dunia Bawah Tanah Jepang
Noval Maliki, Kompasiana, 8 Agustus 2010
Kalah dalam Perang Pasifik, membuat Jepang bertekuk lutut tanpa syarat terhadap pendudukan Amerika.
Pendudukan tersebut secara resmi berlaku sejak 2 September 1945, dengan penandatanganan dokumen pengakuan kekalahan di atas USS Missouri di Pelabuhan Yokohama. Meski demikian, dunia pasar gelap terus beroperasi, dengan dikelola oleh para bos Yakuza (mafia Jepang).
Adalah Nicola Zapetti, seorang sersan satu mariner Amerika yang menginjakkan kaki pada Agustus 1945 di negeri Sakura tersebut. Seorang Italia-Manhattan dari sebuah perkampungan Yahudi di Harlem Timur. Berasal dari keluarga dengan sebelas anak yang tumbuh di petak sempit tanpa pemanas ruangan. Ayahnya seorang tuk... Selengkapnya |
|