Back Cover
Dalam dunia Mary, terdapat beberapa kebenaran yang sederhana. Para Biarawati selalu tahu apa yang terbaik. Para Pengawas akan melindungi dan melayani. Para Ternoda tidak akan berbelas kasihan. Dan kau juga harus selalu memperhatikan pagar-pagar yang melindungi desa dari Belantara Tangan dan Gigi.
Perlahan, kebenaran mulai terkuak. Mary mengetahui hal-hal yang tak ingin dia ketahui: tentang Biarawati dengan rahasia mereka, tentang Pengawas dan kekuasaan mereka.
Dan, ketika pagar diterobos sehingga dunianya menjadi kacau, dia harus memilih antara desa dan masa depannya, antara pemuda yang dia cintai dan pemuda yang mencintainya.
Dia juga harus menghadapi kebenaran tentang Belantara Tangan dan Gigi. Mungkinkah ada kehidupan lain di luar dunia yang dikelilingi begitu banyak kematian?
-------------- * A New York Times best-seller * A Junior Library Guild selection * American Library Association "Best Book for Young Adults" * Observer "The best books of the year" * World Fantasy Convention: The most notable books of the year. --------------
“Kisah cinta yang sangat menarik, yang ditulis dengan indah mulai dari judul hingga baris terakhir." - Scott Westerfeld, penulis serial Uglies dan Leviathan.
“Kisah yang menyedihkan namun mencekam … tajam sekaligus sangat kuat.” - Publishers Weekly
“Membuka Forest of Hands and Teeth seperti membuka kotak Pandora yang memunculkan remang-remang kegelapan dan seberkas harapan yang tidak ternilai. Buku ini merupakan novel yang setiap halamannya ditulis secara indah dan kuat. Saya sangat menikmatinya.” - Melissa Marr, penulis buku laris Wicked Lovely dan Ink Exchange.
“Cerdas, misterius dan mempesona, Forest of Hands and Teeth penuh dengan horor dan keindahan. Dunia Mary takkan mudah dilupakan pembacanya.” - Cassandra Clare, penulis terkenal City of Bones.
“Misterius, seksi dan menyeramkan.” - Justine Larbalestier, penulis How to Ditch Your Fairy
Review Pembaca ( beri review untuk buku ini )
Resensi Buku Ini
Sepercik Asa dalam Kepungan Ternoda
Peresensi: Noval Maliki.
Timur dan Barat, nampaknya bukan sekedar merujuk pada perbedaan geografis, demografis, kultur, maupun paradigma berpikir, namun juga berpengaruh dan merembet terhadap pembentukan cerita yang selama ini dianggap wilayah supra rasional.
Betapa tidak? Jika di Timur, cerita mengenai makhluk dari dunia supernatural selama ini dijejali dengan hal-hal yang sifatnya immaterial-spiritual, seperti hantu, dedemit maupun spesimen lainnya yang mampu menembus dinding atau masuk ke dalam botol, tidak bisa dilihat dan disentuh oleh indera sembarang manusia.
Sedangkan pemahaman Barat terhadap kosmologi ini sangat kentara terpengaruh empirisme. Hantu dalam konteks masyarakat Barat pada umumnya muncul dal... Selengkapnya |
Cinta di Bawah Ancaman Zombie
M. Iqbal Dawami, http://resensor.blogspot .com
MARY tinggal di sebuah desa terpencil. Desa yang dikelilingi oleh pagar tinggi itu selalu diteror oleh kaum Ternoda, bangsa zombie. Mereka “hidup” di Belantara Tangan dan Gigi. Betapa tidak nyaman hidup di desa seperti itu. Oleh karena itu, ia selalu bermimpi untuk pergi, berjalan melewati pagar yang membungkus desa tersebut, dan menemukan laut yang selalu diceritakan ibunya ketika masih kecil. Tetapi untuk meninggalkan desa berarti memasuki hutan, di mana hutan itu tidak dikonsekrasikan. Di dalamnya penuh dengan zombie yang kelaparan. Siapa saja yang digigit mereka, akan menjadi salah satu dari mereka. Ayah dan ibunya termasuk korban keganasan zombie tersebut. |
|