Back Cover
“Krisis kali ini adalah
krisis terburuk sejak Depresi Besar,” tulis Soros mengenai krisis yang
kita hadapi saat ini. Di tengah gejolak finansial paling serius selama
beberapa dekade terakhir, George Soros sang legenda dunia finansial
mengeksplorasi asal-usul krisis yang kini terjadi dan berbagai
implikasinya di masa depan.
Soros, yang pengalamannya di pasar finansial tak tertandingi, mengatakan bahwa krisis saat ini merupakan titik puncak sebuah superboom
yang telah berlangsung selama lebih dari 25 tahun. Krisis kali ini
lebih besar daripada krisis keuangan berkala yang pernah dirasakan di
dalam kehidupan kita. Dan untuk memahami serta mengantisipasi apa yang
sedang terjadi, kita membutuhkan sebuah paradigma baru. Buku ini
menawarkan paradigma baru tersebut.
Selain menjelaskan krisis yang tengah mengimpit dunia saat ini, Soros juga memaparkan eksperimen real-time-nya
di tengah-tengah krisis serta memberikan sejumlah rekomendasi yang
diperlukan guna mengantisipasi implikasi-implikasi krisis ini di masa
depan. Tak pelak lagi, buku ini menjadi bacaan wajib di dunia finansial.
Dalam siklus boom-bust, teori textbook bukan hanya tidak akurat melainkan salah total. Ini adalah argumen utama George Soros dalam bukunya yang luar biasa ini...
—The London Times
Buku yang benar-benar kuat.
—Robert Peston, editor BBC Business
Brilian...
menelaah sebuah masalah kompleks dengan kedalaman wawasan sekaligus
kedalaman filosofis... Kontribusi yang sangat dibutuhkan yang bisa
membantu kita dalam memahami krisis saat ini...
—Tucson Citizen
Menurut Soros... otoritas-otoritas moneter akan sulit menangani krisis kredit saat ini.
—Reuters
Review Pembaca ( beri review untuk buku ini )
Resensi Buku Ini
Krisis Global di Mata Soros N. Mursidi, Koran Jakarta, Selasa 25 November 2008
KRISIS finansial yang sekarang ini sedang melanda Amerika Serikat dan
tak dimungkiri telah merembet jadi krisis finansial berskala global,
harus dicatat sebagai titik puncak dari sebuah superboom. Embrio krisis
tersebut tidaklah terjadi secara tiba-tiba, melainkan memiliki akar
yang sudah berlangsung lama, lebih dari 25 tahun. Tapi, guncangan
krisis mulai dirasa setelah pecahnya gelembung internet akhir 2000
lantas cukup menguncang bangunan finansial (akibat gelembung kredit
perumahan subprime) pada bulan Agustus 2007.
Ketika krisis itu pecah, guncangan yang diakibatkan pun menimbulkan
pasar keuangan rontok dengan kecepatan luar biasa. Alhasil, lantas
menghambat fungsi normal sistem keuangan dan me... Selengkapnya |
|
Buku Sejenis
| 7. | | | 8. | | | 9. | | | 10. | | | 11. | | | 12. | | | 13. | | | 14. | | | 15. | | | 16. | |
| |
|
| Keranjang Belanja |
MASIH KOSONG |
|

|