Buku:7.163  eBook:3  Member:6.560  add user Join Member
Sudah menjadi member?
Konfirmasi Pembayaran
YM Dinamika     YM Dinamika
Asian Godfathers
Uang dan Kekuasaan di Hong Kong dan Asia Tenggara
Penulis: Joe Studwell
Review: nilai Terbit : Februari 2009
Penerbit: Pustaka Alvabet ISBN: 978-979-30xxx
Ukuran: 15,5 x 23 Cover: SC
Halaman: 432 / HVS Berat Buku: 960 gram
Stock : Tersedia Total: 5 Resensi
 
 
Asian Godfathers
Buku ini difavoritkan oleh 1 member - lihat

          Berbagi di Facebook

Back Cover

Perekonomian di kawasan Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Hong Kong, dan Filipina dikendalikan hanya oleh segelintir konglomerat. Mereka dikenal sebagai Godfather Asia. Pada 1990-an, mereka termasuk delapan dari 25 orang terkaya di dunia. Siapa sejatinya mereka? Dan bagaimana mereka bisa seperti itu?

Nama mereka tak asing di telinga publik. Sebut saja, Li Ka-shing, sang miliuner Hong Kong; Stanley Ho, bandar kasino di Macau; Lim Goh Tong, pemilik Genting Highland Resort yang sangat besar di Malaysia; Lucio Tan, miliuner tembakau di Filipina; atau para konglomerat Indonesia, dari Achmad Bakrie, Haji Kalla, Eka Tjipta Widjaya, hingga Tommy Winata. Namun, sosok mereka misterius dan penuh selubung mitos.

Berpengalaman sebagai reporter selama belasan tahun di kawasan Asia, Joe Studwell melukiskan detail potret diri dan lakon bisnis para Godfather: keberanian, kekejaman, kedermawanan, kelihaian, keculasan, kehidupan seksual; pergulatan membangun kongsi dan guanxi, serta komitmen dan pengkhianatan terhadap politisi, preman, juga triad dan sindikat.


KUTIPAN ISI:

“Seberapa keras seorang godfather bekerja? Ini pertanyaan yang mengusik. Opini umum menyebutkan, mereka bekerja berjam-jam. Tung Chee-hwa, putra raja perkapalan yang jadi kepala eksekutif pertama Hong Kong, yang kerap menyebut di depan umum shift-shift maratonnya, akhirnya mengklaim bahwa efek terhadap kesehatannya akibat bekerja 16-18 jam sehari seumur hidup membuat dia terpaksa mundur dari jabatan tertinggi pemerintah. Para taipan, dari Y.K. Pao sampai Li Ka-shing, digambarkan bangun tidur sebelum fajar dan merasa jijik mendengar kata ‘hari libur’.

Tak diragukan lagi bahwa para godfather bekerja selama berjam-jam. Tetapi, sifat dari hari kerja mereka tidaklah sebagaimana eksekutif biasa. … Dalam istilah manajemen Barat, para godfather umumnya dipandang sebagai kepala eksekutif. Tetapi dalam realitasnya, aktivitas mereka lebih seperti ketua yang diberi kekuasaan lebih. … Para godfather menghabiskan waktu yang tak terhitung untuk memastikan foto para taipan dengan para politisi dekatnya terpampang di kantor mereka (dan gambar politisi yang sudah kehilangan kekuasaan diturunkan), menyelenggarakan pertandingan golf, memastikan rumah, yacht dan hotel taipan ada dalam perlindungan orang-orang yang perlu dijilat, menyelesaikan masalah anak-anak politisi yang tak bisa diatur, dan mengirim hadiah ke seluruh dunia.”

—Bab 4: Bagaimana Menjadi Godfather (3)


“Studwell menyajikan banyak informasi tentang proyek bisnis para Godfather, juga ihwal kehidupan seks mereka. … Perkara seks ini membuat Asian Godfathers jadi buku laris.”
Bangkok Post

“Beragam sisi kehidupan konglomerat yang kebanyakan berdarah China serta asal-muasal kekayaannya dijabarkan dengan sangat rinci.”
Kompas

“Para Godfather… benar-benar seperti parasit. Mereka memperoleh monopoli akses yang menguntungkan melalui guanxi beserta kroni-kroni politiknya.”
—John D. Van Fleet, Shanghai

“Buku ini benar-benar… menggambarkan tradisi paternalisme, kekuatan lelaki, superioritas dan aura mistis para cukong Asia.”
—Sara Webb, Reuters

“Sebuah reportase yang utuh dengan kepekaan sejarah menyangkut orang-orang hebat di balik perekonomian Asia.”
—Jeff Andrew, pengamat Asia


Review Pembaca ( beri review untuk buku ini )



Resensi Buku Ini

Menguak Sepak Terjang Godfather
Bisnis Indonesia | Minggu, 15 Maret | Oleh M. Sarwani *

Anda mungkin masih ingat sepak terjang para konglomerat di Tanah Air jauh sebelum krisis finansial melanda negeri ini pada akhir 1997.

Sebut saja kerajaan bisnis Salim yang menguasai berbagai jenis usaha, mulai dari perbankan, pembiayaan, semen, otomotif, makanan, dan perdagangan. Sudono Salim (Liem Sioe Liong) menjadi ... Selengkapnya

Telanjangi Perselingkuhan Penguasa dan Pengusaha
Rakyat Merdeka | Minggu, 22 Maret 2009 | Oleh Afriadi*

Perselingkuhan antara  pejabat negara (penguasa) dan pengusaha sulit dihindarkan. Ikatannya ibarat dua sisi mata uang. Pengusaha, di satu sisi, butuh proteksi dan konsesi politik dari penguasa demi pertumbuhan, kelancaran, dan kejayaan bisnisnya. Penguasa, di sisi lain, butuh dukungan dana dari pengusaha untuk kesejahteraan diri dan kel... Selengkapnya

Godfather Menggenggam Asia
Koran Sindo, 29 March 2009

Istilah godfather pertama kali diperkenalkan oleh Mario Puzo dalam novelnya, The Godfather, yang berkisah tentang seorang tokoh Vito Corleone.

Tokoh ini sangat dihormati, dicintai, sekaligus ditakuti dan dibenci oleh kawan maupun lawanlawannya. Meski sebagai mafia penguasa New York, Vito dari Sisilia-Italia ini menolak tr... Selengkapnya

Para Penguasa Ekonomi Asia
Republika, Minggu, 29 Maret 2009

Bagaimana para taipan Cina menjadi orang terkaya? Mengapa pula mereka perlu memiliki budak kepala?

Oie Tjong Ham adalah orang terkaya di Indonesia yang tinggal di Semarang, Jawa Tengah. Pada masa kolonial dia ditunjuk sebagai Majoor bagi orang Cina Semarang.  Dia berhasil melipatgandakan kekayaan ayahnya yang memang sudah sa... Selengkapnya

Membongkar Rahasia Kekayaan Godfather Asia
Media Indonesia | Sabtu, 06 Juni 2009 | Oleh M. Iqbal Dawami

Pada 1996, setahun sebelum ‘krisis finansial Asia’ mengubah wajah ekonomi kawasan Asia, majalah Forbes, dalam rilis tahunannya tentang individu-individu terkaya, mendaftar delapan pengusaha Asia Tenggara di antara dua puluh lima teratas dunia dan dan tiga belas di antara lima puluh teratas. Sebuah kawasan kecil, ya... Selengkapnya


Buku Sejenis

1.
2.
3.
Penulis: Wendratama
4.
5.
Penulis: Des Dearlove
6.
Penulis: John Wood
7.
8.
9.
Keranjang Belanja
MASIH KOSONG

Harga Normal Rp. 85.000
Harga Rp. 68.000
(hemat Rp. 17.000)





Baca Review Buku Ini di
1. Resensor Blogspot (M. Iqbal Dawami)




Lupa password?

paypal logo   Bank BCA Mandiri Logo