RESENSI BUKU
| 81. |
Muhammad Paling Berpengaruh Sepanjang Masa |
Duta Masyarakat, 4 Oktober 2009
MENGAPA nabi Muhammad ditempatkan menjadi figur teratas dalam buku 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia Sepanjang Sejarah? Ternyata, ajaran Islam yang dibawa nabi Muhammad SAW lebih dahsyat pengaruhnya dibanding agama Kristen yang disebarkan Yesus Kristus.
Kalimat provokatif di atas adalah alasan tersirat yang... Lebih Details |
| 82. |
”Kitab Suci” Penanganan Bayi |
Koran Jakarta, 18 September 2009 01:15
Mengurus persiapan kelahiran bayi hingga mengasuhnya ketika umurnya masih dalam hitungan hari maupun bulan, bagi sebagian orang tua, gampang-gampang susah. Untuk mengatasinya, mereka harus bertanya kepada orang lain dan membaca berbagai literatur.
Buku Super Nany Baby in Care bisa menjadi salah satu refer... Lebih Details |
| 83. |
Membangunkan Indonesia yang Terlelap |
Naqib Najah, Batam Pos, 04 Oktober 2009
Bila mereka yang bergelut di dunia politik sibuk mengurus persiapan Pemilu Presiden Juli mendatang, maka tak ada salahnya jika para ahli psikologi berkumpul meramu motivasi bagi negara yang tak kunjung lepas dari dilema ini. Inilah sumbangsih sekaligus bentuk solidaritas untuk membangun bangsa. Teriakkan Indonesia.... Bangkit!!!... Lebih Details |
| 84. |
Little Women |
@h_tanzil, Bukuygkubaca.blogspot.com
Little Woman adalah novel klasik karya Lousia May Alcott (1832-1888) yang pertama kalinya diterbitkan pada tahun 1868. Dalam novel ini Alcott menciptakan empat sosok perempuan yang paling populer dalam sastra Amerika hingga kini. Mereka adalah Meg, yang tertua diantara keempat anak perempuan keluarga March, berusia enam belas tah... Lebih Details |
| 85. |
Legenda Bangsa Pemburu Mimpi |
| Singgalang edisi Minggu, 29 September 2009
"Mimpi adalah taman setan, dan semua mimpi di dunia ini sudah dimimpikan dahulu kala. Kini mimpi-mimpi itu ditukar begitu saja dengan realitas yang tak kalah bekas dan usangnya, persis seperti uang logam ditukar dengan surat obligasi dan sebaliknya, dari tangan ke tangan…” Khazar adalah nama sebuah bangsa pengembara yang be... Lebih Details |
| 86. |
Melepas Belenggu Emosi Untuk Raih Kebahagiaan |
Wasis Wibowo, Seputar Indonesia, September 2009
Manusia diciptakan memiliki lawa nafsu yang selalu menyelimuti dalam
pikiran dan emosi. Hawa nafsu inilah yang sering nemengaruhi tingkah
laku manusia dalam berinteraksi dan nelakukan berbagai aktivitas.
Karena itu, hawa nafsu yang membawa manusia menjadi sosok yang baik
sekaligus membuat terperosok menjadi makhluk yang buruk.
Lebih Details |
| 87. |
Getar Pengharapan di Perantauan |
Siti Muyassarotul Hafidzoh*, Kompas.com, 6 September 2009
“Hidup yang tak dipertaruhkan, hidup yang tak dimenangkan.” Ungkapan Bung Syahrir ini sangat tepat untuk membaca hikayat orang Indonesia yang bertaruh di negeri perantauan: Belanda. Selama tiga setengah abad Belanda di Indonesia, selama itu pula tersingkap kisah inspiratif kaum pribumi yang mempertaruhkan diri di negeri penjajah. Kis... Lebih Details |
| 88. |
Ramadhan di Musim Gugur |
Koran Jakarta, Warsono, 03 September 2009
Kadang ada momen-momen penting dan indah selama Ramadan dan Lebaran. Selama Lebaran banyak cerita dan kisah yang menarik dan sayang dilewatkan begitu saja.
Seperti. mulai persiapan mudik, menempuh perjalanan jauh untuk pulang kampung, hingga akhirnya berkumpul dengan keluarga, tetangga, dan teman lamam... Lebih Details |
| 89. |
Seni Memengaruhi Orang dengan Tawa |
Warsono, Koran Jakarta, 05 September 2009
Tertawa, ternyata, bukan sekadar ungkapan kegembiraan seseorang. Tertawa tidak hanya bermakna lucu dan humor, tetapi juga bisa menjadi salah satu cara memengaruhi orang lain. Demikian yang terungkap dalam buku Seni Memengaruhi Orang dengan Tawa.
Tertawa adalah cara paling jitu dan paling efektif untuk... Lebih Details |
| 90. |
Mencegah Dunia dari Kiamat Dini |
Harian Bhirawa, 11 September 2009
SEBAGAI kota besar yang jadi salah satu pusat peradaban manusia modern, Kota New York seperti gula yang mampu menarik minat semut untuk datang ke daerahnya. Namun kondisi itu ternyata tak hanya menarik masyarakat biasa, juga memicu terjadinya serangkaian ancaman keamanan dari kelompok tertentu yang ditujukan untuk menghancurkan New Yo... Lebih Details |
| 91. |
Membayangkan Bumi Tanpa Kengerian |
Ruang Baca Koran Tempo, 31 Agustus 2009
Bumi
kian tua dan sarat beban. Manusia yang berbiak pesat, merambah dan
mengeksploitasi seluruh permukaannya. Miliaran mulut yang harus
dihidupi, diberi pangan, sandang, dan papan, perlahan tapi pasti
mendegradasi bumi dan penghuninya yang lain.
Kemerosotan itu dipercepat dengan aneka temuan hasil kecerdasan homo sapiens.
... Lebih Details |
| 92. |
Gouda-Zaalberg Menepis Mitos |
|
Koran Tempo, 31 Agustus 2009
Bagi
kalangan awam, pengakuan kemerdekaan Indonesia merupakan buah
perjuangan para pahlawan, baik melalui perjuangan fisik maupun melalui
jalur diplomatik. Namun di sebagian kalangan lain terdapat mitos tak
terhapus bahwa setelah Indonesia menyatakan kemerdekaannya, pemerintah
Amerika Serikat segera menyatakan dukungan politiknya terhadap Republik... Lebih Details |
| 93. |
Berkenalan dengan Pencatat Al-Quran |
| M. Iqbal Dawami, resensor.blogspot.com
Terpujilah para pencatat Al-Quran. Berkat jasa mereka, Al-Quran kini
dapat dibaca oleh siapa saja dan di mana saja. Betapa tidak, andai saja
mereka tidak mempunyai inisiatif untuk mencatat Al-Quran dapatkah umat
Islam saat ini dapat membaca, mengkaji, dan mengamalkannya?
“Kami menurunkan Al-Quran dan Kami pula yang menjagan... Lebih Details |
| 94. |
Makanan Mediterania Mampu Memperpanjang Usia |
Harian Bhirawa , Jumat, 4 September 2009
SEIRING berjalannya waktu, di mana manusia modern semakin disibukkan
beragam agenda pekerjaan maupun aktivitas lainnya membuat banyak orang
beralasan tak memiliki waktu luang cukup untuk sekedar menyempatkan
diri mencari keringat dengan berolahraga. Namun di luar metode
olahraga, ternyata ada cara unik dan pasti yang akan di... Lebih Details |
| 95. |
Harta Berharga Itu Seperti Bukan Harta |
| Sidik Nugroho
Dua peri beda bakat bertemu di suatu hari yang bercuaca buruk. Hujan
sedang turun sangat deras. Prilla, peri yang berbakat menyeberang ke
daratan dan mengumpulkan tepukan tangan anak-anak, bertemu dengan Rani,
peri yang bebakat mengubah air menjadi tampilan apa pun yang menarik
dan mendatangkan awan. Keduanya adalah kawan Tinker Bell, peri mungil
ternama itu.... Lebih Details |
| 96. |
Little Women: Kisah Persaudarian yang Manis |
Moh. Sidik Nugraha (sumber: serambi.co.id)
“Masukkan dia ke oven. Mungkin dia akan merasa hangat dan hidup lagi,” kata Amy berharap. (Bab 11)
Apa jadinya jika sebuah keluarga sederhana dihuni oleh empat remaja perempuan? Hasilnya adalah sebuah karya abadi yang tak lekang sampai berumur hampir satu setengah abad. Hasilnya adalah sebuah cerita k... Lebih Details |
| 97. |
Ketika Malaikat Menggugat Kemapanan Berpikir Manusia... |
| Meicky Shoreamanis Panggabean, Kompas.com, 27 Agustus 2009
“Kebanyakan orang dewasa sering kali menjadi amat terbiasa dengan
dunia sehingga mereka menganggap seluruh alam semesta ini biasa-biasa
saja. Kalau kau merenungkannya, hal itu cukup lucu karena mereka hanya
ada di dunia ini untuk kunjungan singkat saja” (hal. 44).
Jostein
Gaarder memang kerap menggugat kecenderu... Lebih Details |
| 98. |
Ma Yan, Kolaborasi Ibu dan Anak yang Menghangatkan Jiwa |
| Meicky Shoreamanis Panggabean, Kompas.com, Selasa, 1 September 2009
*Bai Juhua adalah seorang perempuan buta huruf yang tinggal di
Zhangjiashu, sebuah wilayah berpenghasilan rata-rata 400 yuan per
tahun ketika pendapatan nasional Cina adalah 6000 yuan. Suami Juhua,
Ma Dongji, kerap meninggalkan keluarga hingga berminggu-minggu untuk
mencari nafkah dan terkadang pulan... Lebih Details |
| 99. |
Merenungkan Cita-cita Bersama Secangkir Teh |
Sidik Nugroho
"Keberhasilan adalah hak kita. Datangkanlah keberhasilan dengan
cara-cara yang baik; perhatikan penggunaan waktu Anda, lalu lihatlah
apa yang terjadi kemudian."
-- Mario Teguh
Kata-kata Mario Teguh di atas rasanya tepat benar mewakili hidup
komponis besar Beethoven, seorang musisi yang amat terkenal dan
melegenda -- utamanya karena ia teru... Lebih Details |
| 100. |
Kepemimpinan yang Terbentuk |
Koran Seputar Indonesia (Sabtu, 29 Agustus 2009)
Menjadi seorang pemimpin yang berhasil bukan sekadar ditentukan oleh
sampai sejauh mana prestasi yang bisa diraih,tetapi juga oleh
kemanfaatan yang bisa diwariskan kepada generasi selanjutnya.
Seorang pemimpin yang tangguh lahir dari sejumlah bentukan pengalaman
hidup, berlangsung dalam kurun waktu tertentu. Ia juga muncul... Lebih Details |
|
|
|